Skip Navigation Links
HomeExpand Home
ForumsExpand Forums
Members
FeaturesExpand Features
Photo Albums
AccountExpand Account
Login | Register | Forgot password?
Sorted by   in   order, from 
    Topic Replies Views Last Post
New Topic Sticky: Alergikah kita akan hidup?
by Lorantiana on 2/22/2010 12:06 PM
0 4200 by Lorantiana
on 2/22/2010 12:06 PM
New Topic Sticky: Arti Hidup sesungguhnya
by Lorantiana on 10/2/2009 11:39 AM
0 3628 by Lorantiana
on 10/2/2009 11:39 AM
New Topic Sticky: The Bucket List
by Lorantiana on 6/18/2009 9:50 AM
5 3162 by rani
on 7/30/2009 3:03 PM
New Topic Batu Rubi yang Retak
by err on 11/13/2007 3:26 PM
1 3440 by err
on 1/8/2010 9:49 PM
New Topic 3 Tipe Manusia Dalam Meraih Kesuksesan
by Lorantiana on 6/3/2009 5:34 AM
4 3371 by rani
on 9/28/2009 11:46 AM
New Topic Pencuri Impian
by Lorantiana on 7/16/2009 8:45 AM
4 2983 by melly2783
on 9/12/2009 6:50 AM
New Topic Don't read your Bible
by Aan on 6/5/2009 8:59 AM
4 1787 by Mario69
on 6/22/2009 8:10 AM
New Topic Mengapa Harus Menunggu?
by Lorantiana on 6/9/2009 9:08 AM
1 1845 by Aan
on 6/10/2009 10:12 AM
New Topic Berhentilah Panik
by Lorantiana on 5/26/2009 7:53 AM
1 1708 by rani
on 5/27/2009 8:08 AM
New Topic Tidak menunda berbuat baik
by Lorantiana on 4/14/2009 10:59 AM
3 1881 by Budipardd
on 4/15/2009 4:12 PM
New Topic IKUT MEMBENTUK
by Aan on 3/31/2009 6:22 AM
2 2033 by err
on 4/10/2009 4:55 PM
New Topic Berubah Untuk Meraih Keberuntungan
by Lorantiana on 4/8/2009 5:34 PM
0 1793 by Lorantiana
on 4/8/2009 5:34 PM
New Topic Tiga Suku kata Yang sangat indah untuk...
by rednos on 11/23/2008 3:31 PM
2 2046 by Jeng Euis
on 12/12/2008 8:49 AM
New Topic Ceritakan Perjuangan Anda
by paunk on 10/8/2007 7:11 PM
13 2110 by winz
on 12/11/2008 1:57 AM
New Topic BUSY (Being Under Satan's Yoke)
by rednos on 11/23/2008 3:24 PM
1 1867 by rednos
on 11/23/2008 3:28 PM
New Topic Jangan Menyerah, Jangan Putus Asa
by err on 10/7/2008 8:14 AM
0 1958 by err
on 10/7/2008 8:14 AM
New Topic Gusti Allah Tidak nDeso
by winz on 10/6/2008 6:10 AM
0 1807 by winz
on 10/6/2008 6:10 AM
New Topic A r t i S e b u a h K e b e b a s a n
by rednos on 8/18/2008 11:11 AM
0 1848 by rednos
on 8/18/2008 11:11 AM
New Topic Sekedar Atribut
by Aan on 7/4/2008 10:15 AM
0 1832 by Aan
on 7/4/2008 10:15 AM
New Topic Ubah Dulu Yang di Dalam
by Jeng Euis on 3/28/2008 5:17 PM
7 2090 by winston
on 5/2/2008 7:22 PM
Showing topics 1 to 20 of 302:    Reload | 1 2 3 4 5 > >>
        
Author  Topic 
Lorantiana
Bayi yg baru di berkati


Indonesia
45 Posts
100 Gold
99 Rep. Points
IconPosted - 2/22/2010 1:06:06 AM  Show Profile   

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya: "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati".
Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit".

"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati".

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan: "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama "Alergi Hidup". Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita".
"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.
"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.
"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?" tanya Guru.
"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi.
"Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".
Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu". Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.

Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata: "Sayang, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang".

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.
Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata: "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, dan kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !

Loran Napitupulu

| Page 1 |
 
 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs © 2002-2010 PemudaAdvent.org All Rights Reserved. Go To Top Of Page